Pagi ini saya membaca kitab Tafsir Surat Yasin Syarah Syeikh Hamami Zadah, ketika sampai ke halaman 12 ada sebuah kisah menarik tentang terangkatnya hijab dari penglihatan ‘Aisyah Radliyallahu ‘Anha hingga dapat melihat bukti keberadaan Alam Ghaib dengan keberkahan Selendang Nabi SAW… berikut ini petikannya:

::Terjemah::
Adapun didalam Alam Ghaib, terdapat banyak sekali kaum (kelompok-kelompok makhluk) yang tidak seorangpun mengetahui mereka selain Allah Ta’ala.
Dan didalam tafsir Syeikh disebutkan bahwasanya didalam Alam Ghaib terdapat langit, bumi, gunung-gunung, lelautan, ‘Arsy, Kursiy, matahari, bulan, bintang-bintang. Dan Alam ini (dunia) jika dibandingkan dengan Alam Ghaib bagaikan satu tetes air berbanding dengan lautan.
Sebagaimana diriwayatkan bahwasanya ada seseorang sahabat yang wafat dan Nabi Muhammad SAW menshalati jenazahnya dan Rasulullah pergi mengantarkan jenazah itu ke pemakamannya dan jenazah itu dimakamkan, kemudian beliau pulang ke rumahnya. Lalu ‘Aisyah RA berdiri dan memegang sorban Nabi SAW dengan tangannya, dan ‘Aisyah berkata: “Alangkah mengherankan! Sorban dan baju engkau basah karena air hujan..?!” padahal pada hari itu tidak ada hujan. Maka Rasulullah langsung mengetahui bahwa ‘Aisyah RA melihat air hujan Alam Ghaib. Lalu berkata Rasulullah SAW: “Pada hari ini dengan apa kau menutupi kepalamu?” , ‘Aisyah RA menjawab: “Aku menutupi kepalaku dengan rida (selendang)-mu..”. Kemudian berkata Nabi SAW: “Wahai ‘Aisyah, selendang itu telah mengangkat hijab dari matamu, oleh karenanya engkau bisa melihat air hujan Alam Ghaib”. Selanjutnya Rasulullah SAW bersabda: “Wahai ‘Aisyah, di Alam Ghaib terdapat hujan, mendung, matahari, bulan, tidaklah ada yang bisa melihatnya kecuali Wali-Wali Allah dan orang-orang shaleh..”
@ Yudha Mandala Eka Putra, 2010



admin
Posted in
Tags: 


subhanallah, kenapa juga sebagian org saat saat berbicara alam gaib, alam malakut, alam jin langsung berucap syirik syirik n syirik…
Subhanallah….
Sungguh Allah pemilik Rahasia Alam Gaib!
Wassalam.
Allahu akbaar.
masya allah,btapa bsar kagungan allah
Dear Vishnumurti
Saya ada pertanyaan,, apakah benda bertuah bisa hilang tuahnya / khasiatnya apabila dipakai untuk menyebrang lautan ( misal pembuatan benda bertuah di jawa kemudian dipakai ke daerah kalimantan, apakah tuahnya hilang atau tidak berfungsi) mohon pencerahan
biaya pemesanan cincin aqiq huwal qayul qoyuum berapa lama dan maharnya berapa
minta ijasah sholat hajat izmul a’dzom, tata cara yang tepat dan beserta da’anya
Demikian saya sampaikan, atas pencerahanya diucapkan terima kasih..
benda bertuah tergantung siapa yang membuat dan dengan apa ia memprogram energynya.. memang ada sebagian benda bertuah yang sifatnya lokal, ada yg sifatnya universal dapat dipakai kapanpun dimanapun oleh siapapun